Radang Paru-Paru Pada Anak

Radang Paru-Paru Pada Anak – Haemophillus Infleunza Type B (Hib), adalah bakteri yang sering menyebabkan radang selaput otak (meningitis) dan radang pada paru-paru (pneumonia). Bakteri ini menyebabkan paling tidak 8,1 juta kasus penyakit serius dan sekitar 363.000 kematian dapat terjadi karenanya pada tahun 2000. Sekitar 25-40% anak-anak yang bertahan setelah terinfeksi bakteri ini mengalami kerusakan saraf permanen seperti kehilangan pendengaran dan retardasi mental.

Radang Paru-Paru Pada Anak

Radang Paru-Paru Pada Anak

Radang Paru Paru

Angka kesakitan dan kematian karena Hib atau Radang Paru-Paru Pada Anak banyak ditemukan di negara berkembang. Di Indonesia dilaporkan bahwa Hib ditemukan pada 33% diantara kasus meningitis dan paling sering menyerang anak-anak pada usia dibawah 5 tahun. Penyebaran penyakit terjadi melalui percikan ludah yang terhirup. Bakteri Hib juga bertanggung jawab terhadap 5-18% kejadian pneumonia. Pada pneumonia tahap lanjut, dinding dada si anak tertarik ke arah dalam pada saat menarik napas (dada orang sehat mengembang pada saat mereka bernapas). Kesulitan makan dan minum dan mungkin ujuga terjadi gangguan kesadaran, hipotermia, dan kejang-kejang.

Beberapa faktor resiko infeksi Hib atau Radang Paru-Paru Pada Anak:

1. Anak-anak berumur dibawah 5 tahun
2. Penyebarannya infeksi ditempat penitipan anak
3. Lingkungan yang padat
4. Bayi yang tidak mendapatkan ASI
5. Tingginya kasus karier (pembawa kuman ditenggorokan mereka)

Vaksinasi Hib diberikan sebanyak 3 dosis yaitu, sejak bayi berumur 2 bulan, 4 bulan dan ketika berusia 6 bulan dan I dosis booster pada bayi sudah berusia 18 bulan. Sesuai dengan jadwal dari IDAI 2010. 50 tahun lalu negara maju mulai mengetahui ancaman yang diakibatkan oleh infeksi Hib. Sebelum adanya program vaksinasi Hib pada awal terjadinya meningitis yang disebabkan oleh bakteri pada anak. Vaksinasi sistematis yang diterapkan telah terbukti dapat mengeliminasi penbyakit Hib di negara-negara industrialis/ maju.

Efek samping paska pemberian vaksinasi Hib pada Radang Paru-Paru Pada Anak konyugasi jarang terjadi. Yang paling sering timbul ialah reaksi lokal ditempat suntikan seperti rasa hangat, kemerahan, bengkak, dan hal ini terjadi sekitar 5-30% pemberian I dari 20 anak dapat mengalami demam diatas +/- 38 derajat celcius.

Diagnosa Penyakit Radang Paru Paru

Diagnosa yang ditegakkan pada penyakit radang paru paru pada anak adalah :

  1. Terdengar adanya napas yang kasar dan jika dilakukan pemeriksaan dengan stetoskop maka biasanya akan terdengar suara yang lemah.
  2. Hasil dari rontgent dalam dada yang menunjukkan adanya suatu bagian yang berwarna seperti abu-abu putih di bagian kiri atau juga pada bagian kanan paru-paru.
  3. Terdeteksi adanya bakteri atau juga jamur yang dilakukan pada pengujian sampel dahak atau sputum. Namun sayangnya pengujian ini biasanya sulit sekali untuk dilakukan pada anak.
  4. Hasil tes darah yang menunjukkan adanya suatu peningkatan pada sel darah putih dengan suatu dominasi netrofil untuk penyakit pneumonia yang diakibatkan oleh infeksi bakteri. Jika peningkatan dalam sel darah putih dengan dominasi limfosit, maka sangat mungkin penyakit pneumonia terkena serangan virus.

Penyakit radang paru-paru ini tergantung dari berat atau tidaknya penyakit pneumonia dan keadaan anak Anda. Namun, umumnya bayi perlu mendapatkan penanganan rawat inap jika penyakit pneumonia yang dialami tergolong dalam kasus yang berat atau bahkan kasus yang sangat berat sehingga menimbulkan kondisi bayi menjadi lemah.

Gejala penyakit radang paru-paru pada anak ditandai dengan gejala

penyakit paru paru

seperti dibawah ini :

  1. Pneumonia berat biasanya ditandai dengan gejala batuk dan juga disertai dengan sesak nafas. Nafas yang sulit sekali membuat bayi menjadi nampak menarik perut dengan dalam-dalam saat sedang bernapas.
  2. Pneumonia sangat berat biasanya ditandai dengan gejala batuk dan juga susah bernapas kemudian disertai dengan gehala sianosis sentral, yakni adalah dada dan juga perut, selain itu bibir atau lidah bayi yang berubah menjadi warna kebiruan dan bahkan membuat mereka menjadi susdah minum.

Sesak nafas akibat dari penyakit pneumonia yang berbeda dengan penyakit asma. Pada kasus penyakit pneumonia, kesulitan dalam bernapas biasanya akan terjadi disaat anak sedang menarik napas mereka. Sedangkan untuk penyakit asma, kesulitan saat sedang mengeluarkan napas, bahkan juga terjadi suara seperti ngik ngik atau juga suara mengi.

Selama proses perawatan rawat inap, maka biasanya anak atau bayi akan diberikan oksigen serta obat antibiotik. Selain itu juga biasanya akan dipasang infus untuk makanan atau juga cairan. Pemberian dari oksigen juga harus dilakukan dalam membantu sebagai saliran oksigen yang kurang ke arah paru. Sedangkan dalam pemberian jenis obat antibiotik, maka teergantung dari kemungkinan bakteri serta jenis pola kuman yang ada di dalam rumah sakit atau dimana tempat si anak dirawat. Untuk kasus penyakit pneumonia yang dicurigai akibat dari serangan jamur, maka biasanya akan diberikan obat anti jamur.

Faktor resiko penyakit radang paru-paru pada anak terjadi akibat sistem daya tahan tubuh anak yang kurang, akibat lingkungan yang kurang sehat, dan karena asupan gizi yang buruk, serta imunisasi yang tidak baik. Itulah mengapa, untuk mencegah terjadinya penyakit radang paru-paru pada anak, maka membutuhkan perbaikan secara menyeluruh. Artinya adalah bahwa kita harus membantu membentuk kekebalan tubuh anak kita dimulai sejak dia masih kecil.

Radang Paru-Paru Pada Anak

Posted in Radang Paru Paru | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Radang Paru Paru

Penyebab Radang Paru Paru – Di Indonesia, penyakit radang paru-paru merupakan penyebab kematian nomor tiga setelah kardiovaskuler dan tuberkulosis. faktor sosial ekonomi yang rendah mempertinggi angka kematian.

Penyebab Radang Paru Paru

Penyebab Radang Paru Paru

Proses terjadinya Penyebab Radang Paru Paru

Perjalanan Penyebab Radang Paru Paru mikroorganisme bisa sampai ke paru-paru, antara lain, melalui :

1. Inhalasi (penghirupan) mikroorganisme dari udara yang tercemar
2. Aliran darah dari infeksi di organ tubuh yang lain
3. Migrasi (perpindahan) organisme langsung dari infeksi di dekat paru-paru.

Penyakit radang paru-paru umumnya rentan terhadap :

  • Peminum alkohol
  • Penderita diabetes mellitus
  • Penderita gagal jantung
  • Penderita penyakit paru obstruktif menahun (PPOK)
  • Gangguan sistem kekebalan tubuh karena obat tertentu (penderita kanker menerima organ cangkokan)
  • Gangguan sistem kekebalan karena penyakit tertentu (misalnya, penerima organ cangkokan)
  • Gangguan sistem kekebalan karena penyakitnya (penderita AIDS)

Penyebab Radang Paru Paru

Terdapat sekitar 50 jenis penyakit penyakit radang paru-paru. Bakteri yang bisa menjadi penyebab radang paru paru adalah karena bakterial. Selain itu virus yang bisa mengakibatkan terjadinya penyakit radang paru paru adalah viral. Jamur dan juga kuman lainnya yang bisa mengakibatkan radang paru-paru menular yang lain. Penyakit radang paru paru bisa mengenai satu atau juga kedua paru. Dan disaat sedang mengenai kedua paru ini, hal ini kadang disebut juga dengan istilah radang paru-paru dupleks.

  1. Penyakit radang paru-paru bisa terjadi dimasyarakay dengan merujuk kepada penyakit radang paru paru yang Anda dapatkan atau juga bisa didapat dari masyarakat yang ada pada sekitar Anda, misalnya adalah seperti disekolah, ditempat kerja dan juga diruangan olahraga.
  2. Penyakit radang paru paru yang terjadi dirumah sakit atau juga radang paru paru nosokomial adalah penyakit radang paru paru yang kasusnya serius yang bisa didapat dirumah sakit atau juga pada fasilitas kesehatan
  3. Penyakit radang paru paru aspirasi yang terjadi disaat apapun selain akibat udara yang masuk ke dala paru paru. Sebagai salah satu contohnya adalah disaat seseorang tidak bisa mencegah muntahnya masuk ke paru paru. Biasnaya penderita cedera otak atau juga kondisi yang lain yang bisa mempengaruhi kemampuan dari seseorang dalam menelan kemungkinan muntah atau juga makanan yang turun ke arah trakea dan juga ke arah paru-paru. Disaat sedang muntah, makanan atau juga cairan selain berasal dari air bersih yang memasuki paru, yang bisa menyebabkan terjadinya suatu reaksi kimia yang mengarah pada terjadinya peradangan paru paru.
  4. Radang paru paru berjalan yang merujuk pada penyakit radang paru paru yang ringan sampai Anda tidak tahu bahwa Anda menderita penyakit ini. Namun Anda masih tetap melakukan aktivitas dengan penyakit radang paru-paru yang Anda alami.

Untuk penyebab radang paru paru dan tanda radang paru berbeda-beda, biasanya semua tergantung dari keadaan yang dialami oleh seseorang dan apa yang memicu terjadinya penyebab penyakit radang paru-paru. Terdapat beberapa gejala penyakit radang paru paru dan beberapa diantaranya adalah seperti batuk atau juga radang tenggorokan yang berhubungan dengan infeksi yang terjadi biasanya. Dan seringkali seseorang yang mendapat penyakit radang paru paru setelah mereka terkena infeksi flu atau juga terkena saluran napas atas misalnya adalah seperti pilek.

Kebanyakan mereka yang menderita hal ini walaupun tidak semua, gejala radang paru-paru yang dirasakan adalah :

  1. Nyeri pada dadada dan perut
  2. Nafsu makan yang menurun
  3. Demam
  4. Menggigil
  5. Kelelahan
  6. Nafas yang memburu atau sesak nafas
  7. Mengi
  8. Dan muntah

Disaat bakteri yang menjadi penyebab radang paru paru menyerang, maka biasanya penderita akan sakit dengan mendadak yang ditandai dengan gejala demam tinggi serta kesulitan dalam bernapas. Disaat virus menyebabkan terjadinya radang paru-paru maka gejalanya biasnaya akan muncul secara bertahap dan menjadi kurang berat.

Pemeriksaan Radang Paru Paru

Jika Anda berpikir bahwa menderita penyakit radang paru paru, maka sebaiknya jangan meragukan untuk melakukan pengobatan. Radang paru paru yang berat akan mengancam keselamatan nyawa Anda. Sebaiknya temui dokter Anda jika Anda merasakan gejala gejala yang disebut diatas yang terjadi selama 2 hari atau bahkan lebih.

Disaat kuman yang menjadi penyebab radang paru-paru sudah diidentifikasi, maka rencana pengobatan biasanya akan dibuat dengan bertujuan menghilangkan atau membunuh kuman kuman tadi. Orang dengan kasus penyakit radang paru paru akibat serangan bakteri atau atipikal kemungkinan akan diberikan obat antibiotik untuk bisa diminum dirumah. Jika Anda terkena penyakit radang paru paru jenis ini, maka Anda juga membutuhkan banyak istirahat dirumah dan minum air yang cukup. Karena dengan minum air putih yang cukup akan membantu Anda terhindar dari dehidrasi dan juga membantu mengencerkan lendir-lendir yang ada di dalam paru-paru Anda. Pengobatan menggunakan obat antiviral yang bisa membantu menurunkan gejala akibat infeksi virus jenis tertentu jika diminum 1-3 hari pertama setelah gejala muncul. Selain itu, Anda harus minum obat sebagaimana yang sudah dianjurkan oleh dokter. Menghentikan pengobatan yang terlalu cepat dan dihentikan sendiri akan membuat penyakit radang paru paru mengalami kambuhan dan Anda akan menimbulkan bakteri kebal akan antibiotik. Oleh sebab itulah perlunya menaati instruksi pemakaian dari obat dan minumlah obat penyakit paru paru dengan tepat waktu.

Penyebab Radang Paru Paru

Posted in Radang Paru Paru | Tagged , , , , | Leave a comment

Obat Alami Radang Paru Paru

Obat Alami Radang Paru Paru  – Radang paru-paru adalah penyakit akibat kuman-kuman seperti Streptococcus, Staphylococcus dan jenis-jenis Pneumococcus. Penyakit ini ditandai dengan menggigil, nyeri tajam di dada, kadang diikuti batuk disertai dahak atau riak yang kemerahan. Penderita radang paru-paru umumnya ditandai oleh gejala sering batuk.

Obat Alami Radang Paru Paru

Obat Alami Radang Paru Paru

Penyakit Radang Paru Paru

Namun, batuk tidak selalu di identisifikasikan sebagai gejala dari radang paru-paru, akan tetapi bila batuk yang dirasakan cukup parah harus ditangani oleh dokter. Obat batuk yang dijual bebas biasanya cukup aman, jika diminum dengan dosis yang tepat. Ada dua kategori obat batuk yang tersedia di pasaran :

  1. Supresan yang mengurangi batuk-batuk
  2. Ekspetoran yang membantu pengeluaran dahak tetapi pada awalnya meningkatkan batuk-batuk

Efek sampingnya adalah mulut menjadi kering dan mengantuk tetapi masih cukup aman. Jika batuknya sudah megarah ke asma ringan atau infeksi bakteri harus diberi pengobatan yang sesuai oleh dokter.

Penyakit radang paru paru dalam istilah kedokteran dikenal dengan penyakit pneumonia. Penyakit pneumonia bisa didapati dan terjadi diseluruh dunia. Penyakit ini adalah penyebab dari kematian yang paling penting dan terjadi disemua usia dan juga sebagai penyebab terjadinya kematian yang paling utama pada anak-anak yang berpendapatan rendah.

Penyebab Radang Paru Paru

Penyebab dari penyakit radang paru paru adalah ;

  1. Akibat serangan bakteri yang biasanya paling sering menyebabkan terjadinya pneumonia adalah streprtococcus pneumoniae, staphylococcus aureus, dan legionella.
  2. Virus misalnya adalah akibat virus influenza
  3. Organisme yang lebih mirip kepada bakteri seperti Mycoplasma pneumoniae yang terutama lebih sering terjadi pada anak-anak serta pada orang dewasa muda
  4. Jamur tertentu

Dan beberapa orang yang beresiko tinggi mengalami penyakit radang paru paaru adalah :

  1. Yang sering minum minuman beralkohol
  2. Perokok
  3. Penderita penyakit diabetes, penderita penyakit gagal jantung atau juga pada penderita paru obstruktif menahun
  4. Gangguan yang terjadi pada sistem daya tahan tubuh karena minum obat tertentu misalnya adalah untuk penderita penyakit kanker, penerima organ cangkokan atau transplantasi.
  5. Gangguan yang terjadi pada sistem kekebalan akibat penyakit misalnya adalah penderita penyakit aids.

Diagnosa Penyakit Radang Paru Paru

Diagnosa yang ditegakkan pada penyakit radang paru paru adalah dengan melihat gejala yang ada serta berdasarkan dari hasil pemeriksaan fisik. Pemeriksaan penunjang yang bisa dilakukan dalam membantu memastikan diagnosis antara lain adalah :

  1. Melakukan rontgent dada
  2. Biakan dahak
  3. Pemeriksaan darah
  4. Serta pemeriksaan atau analisa gas darah arteri

Pengobatan yang dilakukan pada penyakit radang paru paru adalah terapi yang diberikan untuk penyakit pneumonia yang meliputi pengobatan untuk bisa membantu mengatasi terjadinya infeksi akibat bakteri, virus, jamur, atau juga akibat mikroplasma dan bisa membantu mencegah terjadinya suatu komplikasi. Pemberian dari terapi ini biasanya tergantung dari jenis serta tingkat keparahan penyakit pneumonia, usia penderita dan keadaan si penderita secara menyeluruh. Seseorang bisa saja menggunakan beberapa jenis obat yang dijual bebas dalam membantu meredakan demam yang terjadi secara sementara misalnya adalah dalam penggunaan obat ibuprofen, sampai mendapatkan penanganan yang lebih lanjut dilakukan oleh dokter.

Perlunya melakukan rawat inap jika seseorang :

  1. Berusia lebih dari 65 tahun dan usianya juga kurang dari 3 bulan
  2. Mereka yang mengalami disorientasi pada waktu, tempat dan juga orang
  3. Biasanya cenderung tidur terus pada anak-anak.
  4. Mengalami mual dan muntah membuat mereka menjadi tidak bisa minum obat
  5. Mengalami penurunan berat badan dan tekanan darah
  6. Laju peernapasan yang terjadi dengan cepat
  7. Sesak nafas
  8. Mengalami penurunan pada kadar oksigen yang ada di dalam darah
  9. Memerlukan  penggunaan alat bantu nafas
  10. Suhu tubuh yang terjadi dibawah normal

Jika seseorang memang membutuhkan alat bantu nafas dalam membantu mencegah penyakit pneumonia adalah dengan cara berhenti merokok. Selain itu juga pemberian vaksin perlu dilakukan misalnya adalah :

  1. Vaksin pneumokokus untuk membantu mencegah penyakit pneumonia yang terjadi akibat serngan Streptococcus pneumoniae
  2. Vaksin influenza
  3. Vaksin Hib yang membantu mencegah terjadinya penyakit radang paru-paru akibat haemophyllus influenzae type b.

Obat Alami Radang Paru-Paru

Selain dengan jenis obat diatas, penyakit radang paru-paru dapat diobati dengan menggunakan pengobatan tradisional menggunakan bahan-bahan rempah alami, diantaranya adalah :

Resep Obat Alami Radang Paru Paru 1

Bahan-bahan yang diperlukan

15 gr jahe, 1 buah pir, 30 gr daun lidah buaya yang telah dikupas kulitnya dan madu secukupnya.

Cara membuat

Semua bahan direbus dengan 600ml air hingga tersisa sekitar 300ml. Setelah itu, air rebusannya disaring dan ditambah madu secukupnya, lalu diaduk merata. Minum selagi hangat sebanyak 2 kali sehari.

Resep Obat Alami Radang Paru Paru  2

Bahan-bahan yang diperlukan

10-15 gr akar jali, 1 sendok makan madu, 3 gelas air

Cara membuat

Cuci bersih akar jali, kemudian rebus akar jali dengan 3 gelas air, masak sampai mendidih kemudian angkat dan saring. Ketika hangat tambahkan 1 sendok makan madu.

Resep Obat Alami Radang Paru Paru  3

Bahan-bahan yang diperlukan

5 butir buah kapulaga, 3 gelas air

Cara membuat

Rebus 5 butir kapulaga dalam 3 gelas air hingga mendidih. Setelah dingin makan buahnya.

 Obat Alami Radang Paru Paru

Posted in Radang Paru Paru | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Radang Paru-Paru

Penyakit Radang Paru-Paru – Penyakit Radang paru-paru (pneumonia) adalah infeksi paru-paru dan sangat berbahaya. Ciri-ciri terjadinya radang paru-paru adalah batuk yang disertai demam dan kadang-kadang nyeri dada. Jika tidak segera diobati dengan benar, radang paru-paru dapat menyebabkan komplikasi paru-paru. Penyakit radang paru-paru umumnya paling banyak diderita oleh anak-anak. Pada anak-anak Asia, radang paru-paru yang tidak responsif terhadap antibiotika konvensional dapat disebabkan oleh tuberkulosis atau oleh fibrosis sistik, meskipun penyebab yang terakhir ini jarang sekali terjadi.

Penyakit Radang Paru-Paru

Penyakit Radang Paru-Paru

Penyakit Radang Paru Paru

Sebenarnya batuk tak selamanya identik menyebabkan kerusakan paru-paru, tetapi jika terdapat infeksi, kondisinya bisa berbahaya bila terjadi komplikasi. Sebenarnya batuk berfungsi sebagai sarana perlindungan untuk mengeluarkan dahak dan partikel debu yang berkumpul di paru-paru. Dengan demikian, kita tidak perlu menghilangkan batuk secara total. Kita harus cermat sehingga bila batuknya hanya berupa batuk biasa, tidak perlu diobati, tetapi jika batuknya parah mengganggu makan atau pernapasan, maka harus segera diobati.

Penyakit pneumonia atau radang paru-paru disebabkan oleh virus antara lain adalah virus campak dan virus influenza. Pneumonia atau radang paru-paru merupakan masalah kesehatan di dunia karena angka kematiannya tinggi, baik di negara berkembang maupun di negara maju. Selain disebabkan oleh virus-virus tersebut, penyakit radang paru-paru juga disebabkan oleh bakteri Diploccoccus pneumonia.

Penyebab Penyakit Radang Paru-Paru

Penyebab penyakit radang paru paru biasanya terjadi lebih serius dan biasnaya juga menyerang ke bagian organ yang paling utama atau juga terjadi dalam darah misalnya adalah seperti radang paru paru invasif yang meliputi seperti :

  1. Bakteremia atau sepsis : hal ini terjadi akibat dari infeksi bakteri darah. Bakteremia merupakan adanya suatu kehidupan pada bakteri hidup yang ada di dalam darah. Sedangkan sepsis adalah infeksi darah yang masih berkaitan dengan terjadinya kebocoran di dalam kapiler mengalami shock dan juga terjadinya peningkatan pada resiko terjadinya kematian.
  2. Meningitis
    Penyakit ini terjadi akibat peradangan dibagian meninges. Meniinges merupakan bagian tiga membran yang bisa menutupi otak dan juga pada bagian sumsum tulang belakang.
  3. Bacteremia pneumoniae adalah salah satu peradangan yang terjadi pada salah satu atau bahkan kedua paru paru.

Ganasnya penyakit radang paru paru ini dilaporkan oleh Who sekitar 1,6 juta lebih orang yang mengalami kematian dalam tiap tahunnya yang terjadi secara global sebagai salah satu akibat dari penyakit radang paru-paru dan selain itu juga sekitar setengah dari mereka adalah masih anak-anak yang berusia dibawah 5 tahun yang tinggal di negara berkembang. Selain itu, penyakit radang paru paru bisa menyebabkan terjadinya dua kematian dalam setiap jam antara anak-anak yang berusia dibawah 5 tahun dalam setiap tahunnya yang terjadi di Amerika.

Mereka yang beresiko terkena penyakit radang paru paru adalah :

  1. Bayi yang berusia dibawah 3 bulandan 2 tahun
  2. Orang orang yang berusia lanjut diatas 65 tahun
  3. Anak-anak yang tinggal didaerah miskin di negara negara berkembang
  4. Orang dengan tingkat sistem daya tahan tubuh yang rendah misalnya adalah orang yang menderita masalah imunosupresi misalnya adalah untuk penggunaan obat steroid dosis tinggi, menjalankan kemoterapi, penyakit HIV dan penyakit AIDS
  5. Penderita penyakit kronis seperti penyakit diabetes, penyakit paru-pari, penyakit jantung, penyakit kanker, penyakit ginjal, penyakit sickle cell atau sel sabit, dan para peminum alkohol.
  6. Seseorang yang mendapatkan pengobatan untuk penyakit kronis dalam jangka waktu panjang
  7. Pasien dengan riwayat kesehatan disfungsi limpa atau juga menderita penyakit limpa
  8. Perokok aktif dan pasif
  9. Orang yang mempunyai implan koklea atau sejenis dengan alat bantu dengar
  10. Orang yang menderita kebocoran cairan serebrospinal misalnya adalah terjadinya keretakan pada tengkorak.

Penyakit radang paru paru bisa terjadi akibat dari beberapa hal dibawah ini :

  1. S. Pneumoniae yakni adalah bakteri yang menjadi penyebab penyakit radang paru paru yang biasanya paling banyak ditemukan di dalam tenggorokan dan didalam hidung bayi saat masih kecil Kemungkinan meeka juga ada di dalam hidung orang dewasa, namun kemungkinannya masih terbilang kecil.
  2. Bakteri yang menyebar lewat pernapasan dari orang ke orang. Jika orang yang mengalami infeksi batuk atau juga bersin didekat orang lain, kemungkinan orang tersebut bisa saja mengalami infeksi.
  3. Anda bisa saja terinfeksi atau mengalami penularan lewat makanan atau juga air yang sudah terkontaminasi. Bakteri ini biasnaya hanya menyebar ke dalam tetesan air di udara saja.

Dan jika sistem kekebalan tubuh Anda membaik, maka biasanya sistem daya tahan tubuh ini akan membantu menghentikan invasi dari bakteri penyebab radang paru-paru. Namun jika seseorang mempunyai sistem kekebalan tubuh yang rendah, bakteri bisa langsung menyebar dan kemudian berpindah dari tenggorokan menuju ke paru-paru, darah, sinus, serta telinga tengah, atau otak yang pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya infeksi dengan lebih serius lagi.

Gejala penyakit pneumonia atau penyakit radang paru paru menular bisa diakibatkan karena invasi dari paru paru akibat dari mikroorganisme dan juga pada respon sistem kekebalan tubuh untuk terjadi infeksi. Walaupun lebih dari sekitar 100 jenis mikroorganisme yang bisa menyebabkan terjadinya pneumonia, hanya sedikit saja yang bisa bertanggung jawab untuk kebanyakan kasus.

Penyakit Radang Paru-Paru

Posted in Radang Paru Paru | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment