Penyakit Radang Paru-Paru

Penyakit Radang Paru-Paru – Penyakit Radang paru-paru (pneumonia) adalah infeksi paru-paru dan sangat berbahaya. Ciri-ciri terjadinya radang paru-paru adalah batuk yang disertai demam dan kadang-kadang nyeri dada. Jika tidak segera diobati dengan benar, radang paru-paru dapat menyebabkan komplikasi paru-paru. Penyakit radang paru-paru umumnya paling banyak diderita oleh anak-anak. Pada anak-anak Asia, radang paru-paru yang tidak responsif terhadap antibiotika konvensional dapat disebabkan oleh tuberkulosis atau oleh fibrosis sistik, meskipun penyebab yang terakhir ini jarang sekali terjadi.

Penyakit Radang Paru-Paru

Penyakit Radang Paru-Paru

Penyakit Radang Paru Paru

Sebenarnya batuk tak selamanya identik menyebabkan kerusakan paru-paru, tetapi jika terdapat infeksi, kondisinya bisa berbahaya bila terjadi komplikasi. Sebenarnya batuk berfungsi sebagai sarana perlindungan untuk mengeluarkan dahak dan partikel debu yang berkumpul di paru-paru. Dengan demikian, kita tidak perlu menghilangkan batuk secara total. Kita harus cermat sehingga bila batuknya hanya berupa batuk biasa, tidak perlu diobati, tetapi jika batuknya parah mengganggu makan atau pernapasan, maka harus segera diobati.

Penyakit pneumonia atau radang paru-paru disebabkan oleh virus antara lain adalah virus campak dan virus influenza. Pneumonia atau radang paru-paru merupakan masalah kesehatan di dunia karena angka kematiannya tinggi, baik di negara berkembang maupun di negara maju. Selain disebabkan oleh virus-virus tersebut, penyakit radang paru-paru juga disebabkan oleh bakteri Diploccoccus pneumonia.

Penyebab Penyakit Radang Paru-Paru

Penyebab penyakit radang paru paru biasanya terjadi lebih serius dan biasnaya juga menyerang ke bagian organ yang paling utama atau juga terjadi dalam darah misalnya adalah seperti radang paru paru invasif yang meliputi seperti :

  1. Bakteremia atau sepsis : hal ini terjadi akibat dari infeksi bakteri darah. Bakteremia merupakan adanya suatu kehidupan pada bakteri hidup yang ada di dalam darah. Sedangkan sepsis adalah infeksi darah yang masih berkaitan dengan terjadinya kebocoran di dalam kapiler mengalami shock dan juga terjadinya peningkatan pada resiko terjadinya kematian.
  2. Meningitis
    Penyakit ini terjadi akibat peradangan dibagian meninges. Meniinges merupakan bagian tiga membran yang bisa menutupi otak dan juga pada bagian sumsum tulang belakang.
  3. Bacteremia pneumoniae adalah salah satu peradangan yang terjadi pada salah satu atau bahkan kedua paru paru.

Ganasnya penyakit radang paru paru ini dilaporkan oleh Who sekitar 1,6 juta lebih orang yang mengalami kematian dalam tiap tahunnya yang terjadi secara global sebagai salah satu akibat dari penyakit radang paru-paru dan selain itu juga sekitar setengah dari mereka adalah masih anak-anak yang berusia dibawah 5 tahun yang tinggal di negara berkembang. Selain itu, penyakit radang paru paru bisa menyebabkan terjadinya dua kematian dalam setiap jam antara anak-anak yang berusia dibawah 5 tahun dalam setiap tahunnya yang terjadi di Amerika.

Mereka yang beresiko terkena penyakit radang paru paru adalah :

  1. Bayi yang berusia dibawah 3 bulandan 2 tahun
  2. Orang orang yang berusia lanjut diatas 65 tahun
  3. Anak-anak yang tinggal didaerah miskin di negara negara berkembang
  4. Orang dengan tingkat sistem daya tahan tubuh yang rendah misalnya adalah orang yang menderita masalah imunosupresi misalnya adalah untuk penggunaan obat steroid dosis tinggi, menjalankan kemoterapi, penyakit HIV dan penyakit AIDS
  5. Penderita penyakit kronis seperti penyakit diabetes, penyakit paru-pari, penyakit jantung, penyakit kanker, penyakit ginjal, penyakit sickle cell atau sel sabit, dan para peminum alkohol.
  6. Seseorang yang mendapatkan pengobatan untuk penyakit kronis dalam jangka waktu panjang
  7. Pasien dengan riwayat kesehatan disfungsi limpa atau juga menderita penyakit limpa
  8. Perokok aktif dan pasif
  9. Orang yang mempunyai implan koklea atau sejenis dengan alat bantu dengar
  10. Orang yang menderita kebocoran cairan serebrospinal misalnya adalah terjadinya keretakan pada tengkorak.

Penyakit radang paru paru bisa terjadi akibat dari beberapa hal dibawah ini :

  1. S. Pneumoniae yakni adalah bakteri yang menjadi penyebab penyakit radang paru paru yang biasanya paling banyak ditemukan di dalam tenggorokan dan didalam hidung bayi saat masih kecil Kemungkinan meeka juga ada di dalam hidung orang dewasa, namun kemungkinannya masih terbilang kecil.
  2. Bakteri yang menyebar lewat pernapasan dari orang ke orang. Jika orang yang mengalami infeksi batuk atau juga bersin didekat orang lain, kemungkinan orang tersebut bisa saja mengalami infeksi.
  3. Anda bisa saja terinfeksi atau mengalami penularan lewat makanan atau juga air yang sudah terkontaminasi. Bakteri ini biasnaya hanya menyebar ke dalam tetesan air di udara saja.

Dan jika sistem kekebalan tubuh Anda membaik, maka biasanya sistem daya tahan tubuh ini akan membantu menghentikan invasi dari bakteri penyebab radang paru-paru. Namun jika seseorang mempunyai sistem kekebalan tubuh yang rendah, bakteri bisa langsung menyebar dan kemudian berpindah dari tenggorokan menuju ke paru-paru, darah, sinus, serta telinga tengah, atau otak yang pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya infeksi dengan lebih serius lagi.

Gejala penyakit pneumonia atau penyakit radang paru paru menular bisa diakibatkan karena invasi dari paru paru akibat dari mikroorganisme dan juga pada respon sistem kekebalan tubuh untuk terjadi infeksi. Walaupun lebih dari sekitar 100 jenis mikroorganisme yang bisa menyebabkan terjadinya pneumonia, hanya sedikit saja yang bisa bertanggung jawab untuk kebanyakan kasus.

Penyakit Radang Paru-Paru


=====================================

>>> Buah Merah Untuk Penyakit Paru-paru, Membantu Mengobati Penyakit Paru-paru, Flek Paru-paru, Paru-paru Basah, Radang Paru-paru dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Radang Paru Paru and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>